Sungai siak merupakan sungai terdalam di Indonesia dengan kedalaman sekitar 20-30 meter. Seperti yang kita ketahui, sungai ini sering dilewati oleh kapal-kapal besar, tanker, termasuk sampan kecil milik nelayan. Sungai ini tidak hanya terancam akan kehilangan habitat alami berupa ikan dan tumbuhan laut, tetapi juga menjadi sumber penyakit bagi masyarakat sekitar. Dan lebih lanjut lagi, Sungai Siak menyebabkan terjadinya banjir tahunan di sekitar sungai tersebut. Masalah-masalah ini akan terus berambah parah jika pemerintah dan masyarakat sekita tidak bersedia untuk melakukan perubahan.
a. Masalah
- Hilangnya habitat asli ikan yang dapat menyebabkan punahnya ikan khas Riau yang menjadi mata pencaharian para nelayan sekitar
- Sumber penyakit bagi warga sekitar
- Banjir tahunan
- Memberi pandangan yang tidak bagus pada warga yang melewati sungai tersebut
b. Solusi
1. Preventif
- Membuang sampah pada tempatnya
- Memberi peraturan ketat mengenai penanganan masalah polusi
- Melakukan penyaringan limbah
- Membentuk suatu badan khusus yang akan mengawasi dan bertanggungjawab penuh akan perkembangan sungai siak dan menjaga
- Mengatur transportasi air perkembangannya.
2. Curative
- Memberi pengobatan pada perairan sungai siak
- Memperbaiki peyulingan air sungai siak
- Membiakkan bibit-bibit ikan di perairan sungai siak
3. Rehabilitative
- Menghukum perusahaan yang tidak menyaring limbah pabriknya
- Mengatur kapal-kapal yang melewati sungai siak
- Mengadakan reboisasi di sekitar sungai siak
- Mengadakan kajian master plan menyangkut masalah banjir dan polusi sungai
4. Promotif
- Menyediakan fasilitas pembuangan sampah
- Menyiapkan lokasi untuk pengolahan limbah-limbah berbahaya
- Mengadakan penyuluhan pada masyarakat sekitar tentang pentingnya sungai siak
- Memberi pandangan kepada masyarakat tentang manfaat sungai siak bebas polusi (seperti: menjadi pusat rekreasi, mata pencaharian rakyat sekitar, dsb.)
- Mengajak warga untuk ikut bergabung dalam kegiatan rahebilitasi sungai siak
sumber:

No comments:
Post a Comment